Perkenalkan nama saya Hanifah Nahru Zkiyah saya adalah mahasiswi fakultas pendidikan semester 6 di Universitas Muhammadiyah Tangerang. . . Dapatkan informasi-informasi seputar dunia pendidikan, tips & trik yang sangat bermanfaat disini! Selamat Membaca :)
Tampilkan postingan dengan label olshope banyak diskon. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label olshope banyak diskon. Tampilkan semua postingan
Rabu, 08 Mei 2019
Apa Itu Toko Pedia? Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Toko Pedia?
Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia dengan misi mencapai pemerataan ekonomi secara digital. Sejak didirikan pada tahun 2009, Tokopedia telah bertransformasi menjadi sebuah unicorn yang berpengaruh tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara.
Tokopedia memiliki bisnis marketplace terdepan di Indonesia yang memungkinkan setiap individu, toko kecil, dan brand untuk membuka dan mengelola toko daring. Hingga saat ini, Tokopedia menjadi marketplace yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia. Sejak diluncurkan, layanan dasar Tokopedia dapat digunakan oleh semua orang secara gratis.
Dengan visi "Membangun sebuah ekosistem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apapun”, Tokopedia telah memberdayakan jutaan pedagang dan konsumen untuk berpartisipasi dalam masa depan perekonomian. Tokopedia secara konsisten mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usaha mereka dengan memasarkan produk secara daring.
Usaha ini juga terlihat dari berbagai program yang dibuat maupun diinisiasi oleh Tokopedia dengan bekerjasama dengan Pemerintah dan pihak-pihak lainnya. Salah satu program kolaborasi yang diinisasi oleh Tokopedia adalah acara tahunan MAKERFEST yang diadakan sejak bulan Maret 2018. Acara yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia ini merupakan panggung perayaan kreasi lokal yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif dalam negeri.
Sejak tahun 2018, Tokopedia juga menghadirkan Tokopedia Center. Experience center ini telah diluncurkan di beberapa kota di Indonesia, dua diantaranya adalah Boyolali dan Padang. Melalui Tokopedia Center, pengunjung dapat melakukan transaksi secara online-to-offline (O2O), membayar tagihan, membeli tiket, mendapatkan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi Tokopedia, belanja secara interaktif, sampai mencari inspirasi untuk memulai usaha daring secara gratis.
Tokopedia memudahkan seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke untuk mendapatkan kebutuhan mereka Selain berperan sebagai marketplace pertama yang menerapkan sistem escrow atau rekening bersama di Indonesia, Tokopedia juga menjadi perusahaan teknologi pertama di Indonesia yang memperkenalkan pengentaran instan melalui kemitraan dengan perusahaan transportasi daring. Hal ini memungkinkan konsumen untuk mendapatkan barang dengan cepat.
Sejarah
Tokopedia resmi diluncurkan ke publik pada 17 Agustus 2009 di bawah naungan PT Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijayadan Leontinus Alpha Edison pada 6 Februari 2009. Sejak resmi diluncurkan, PT Tokopedia berhasil menjadi salah satu perusahaan internet Indonesia dengan pertumbuhan yang sangat pesat.
PT Tokopedia mendapatkan pendanaan awal dari PT Indonusa Dwitama pada tahun 2009. Pada tahun-tahun berikutnya, Tokopedia kembali mendapat suntikan dana dari pemodal ventura global seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011), Netprice (2012), dan SoftBank Ventures Korea (2013). Pada Oktober 2014, Tokopedia menjadi perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara yang menerima investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc (SIMI). Pada April 2016, Tokopedia kembali dikabarkan mendapatkan investasi sebesar USD 147 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun.
Pada bulan Agustus 2017, Tokopedia menerima investasi sebesar USD 1,1 milyar dari Alibaba. Dikabarkan bahwa keputusan ini dilakukan agar Alibaba dapat semakin memperluas jaringannya di Indonesia dan Asia Tenggara setelah sebelumnya membeli saham Lazada.
Berkat peranannya dalam mengembangkan bisnis daring di Indonesia, Tokopedia berhasil meraih penghargaan Marketeers of the Year 2014 untuk sektor e-Commerce pada acara Markplus Conference 2015 yang digelar oleh Markplus Inc. pada tanggal 11 Desember 2014. Pada 12 Mei 2016, Tokopedia terpilih sebagai Best Company in Consumer Industry dari Indonesia Digital Economy Award 2016.
Pada tahun 2018, Tokopedia kembali meraih beberapa penghargaan. Mei lalu lalu aplikasi Tokopedia berhasil memuncaki Apple Store mengalahkan Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Sementara di Android, Tokopedia juga berhasil menjadi #3 Top Chart di Google Play mengalahkan Facebook dan Instagram. Pada Desember 2018 Tokopedia terpilih sebagai aplikasi terbaik pilihan masyarakat di Google Play.
Jenis Bisnis
Sebagai perusahaan teknologi, Tokopedia menghadirkan empat bisnis utama bagi para penggunanya. Bisnis pertama Tokopedia, sekaligus yang menjadi bisnis paling dikenal masyarakat adalah marketplace. Tokopedia menyediakan serambi bisnis C2C gratis untuk penjual dan pembeli. Terdapat juga toko resmi untuk beberapa merek resmi terkemuka.
Tokopedia juga menyediakan produk digital seperti pulsa, pembayaran BPJS, listrik dan air, tagihan telepon, kartu kredit, tv berlangganan, dan lain sebagainya. Terdapat juga tiket pesawat, tiket kereta, acara, voucher permainan video, dan produk digital lainnya.
Pada tahun 2016, Tokopedia melebarkan sayap dengan menghadirkan produk teknologi finansial. Produk fintech Tokopedia terdiri dari dompet digital, investasi terjangkau, kredit modal bisnis, kartu kredit virtual, produk proteksi, skoring kredit berdasarkan data untuk produk pinjaman, investasi, serta layanan keuangan lainnya
Baru-baru ini pada tahun 2018 Tokopedia menghadirkan aplikasi Mitra Tokopedia. Aplikasi berukuran 1 MB ini ditujukan untuk memungkinkan semua orang khususnya pemilik warung dan usaha kecil untuk bisa berjualan produk digital Tokopedia seperti paket data, token listrik, BPJS, voucher game, dan lain sebagainya.
Brand Ambassador
Pada tanggal 12 November 2014, Tokopedia secara resmi mengumumkan sebagai brand ambassador yang merepresentasikan Tokopedia[. Pada 21 Oktober 2015, menjadi brand ambassador yang mewakili Tokopedia. Saat ini, belum ada lagi brand ambassador baru untuk Tokopedia.
Teknologi
Versi awal Tokopedia yang dibangun tahun 2009 menggunakan bahasa pemrograman database dan webserver dengan mod_perl. Seiring perkembangan waktu, sekitar tahun 2015, Tokopedia mengganti mesin databasenya dengan Selain pergantian database server, webserver Tokopedia pun belakangan berganti menggunakan
Pada tahun 2015, arsitektur serambi Tokopedia sudah berganti dari yang sebelumnya monolitik menjadi berbasis microservices. Pemilihan bahasa program pun mengalami perubahan, walaupun belum 100%, sebagian sistem Tokopedia sudah dibangun menggunakan bahasa program
Tokopedia juga menggunakan beberapa layanan berbasis cloud, contohnya: S3 (untuk storage) dan Cloudsearch, keduanya dari Amazon Web Services
REFERENSI: https://id.wikipedia.org/wiki/Tokopedia
KEUNTUNGAN
· Kelebihan pertama yang dimiliki tokopedia adalah penampilannya yang ringan dan segar.
· Selain itu, situs ini juga bersifat gratis dan tidak berbayar.
· Loading site terhitung ringan, khususnya pada halaman-halaman toko dan produk.
· Bagian daftar produk sangat jelas, kategori yang bervariasi, serta adanya fitur harga grosir.
· Adanya fitur pre-order untuk produk yang harus di import, karena proses ini biasanya akan memakan waktu yang lebih lama.Adanya fitur estimasi total yang harus dibayar buyer, seperti total harga produk (berlaku kelipatan) dan estimasi ongkos kirim hingga jasa ekspedisi yang tersedia.
· Transfer dana yang relatif cepat dengan rata-rata 2 hinggga 3 jam, dan maksimum mencapai waktu 4 jam untuk transfer ke bank-bank besar.
· Waktu proses pesanan memiliki waktu yang lebih leluasa, yakni berkisar 5 hingga 7 hari semenjak invoice masuk.
· Keamanan cukup baik karena adanya penggunaan kode OTP.
· Memiliki blog yang berisikan beragam tips dan juga informasi yang bermanfaat untuk penjualan dan optimasi toko online milik kita.
KEKURANGAN
· Website dan aplikasi Tokopedia kerap mengalami error.
· Terlalu sering maintenance, sehingga kerap membuat pengunjung merasa kesal.
· Error pasca maintenance, efeknya bisa sampai 1 hingga 2 hari dengan keluhan yang bermacam macam.
· Tidak adanya fitur blacklist untuk buyer atau pembeli.
· Sering terjadi perang harga, membanderol produk dengan harga dengan kisaran yang sangat murah. Sehingga memberikan peluang yang sangat kecil pada produk untuk laku dengan kisaran harga yang relatif tinggi.
· Peluang barang lebih banyak laku pada member Gold Merchant masih tidak optimal. Hanya memberikan kesan ekslusif dan memiliki tampilan yang sedikit berbeda dari member biasa.
· Fitur pengelola stok barang masih dirasa kurang optimal, karena saat ada pembeli yang tengah menunggu pembayaran, stok produk tidak secara otomatis berkurang.
· Tidak memiliki fitur diskon yang berbatas waktu.
REFERENSI: https://portal-uang.com/2016/12/kelebihan-dan-kekurangan-tokopedia-wajib-diketahui.html
Apa Itu JD.ID? Apa saja Kelebihan dan Kekurangannya?
JD.ID adalah perusahaan mal daring (e-commerce) yang beroperasi di Jakarta, Indonesia. JD.ID dibentuk sebagai kerja sama antara JD.com dan sebuah partner Indonesia. JD.com adalah salah satu toko B2C daring terbesar di China secara jumlah transaksi. JD.com adalah “rival terbesar Alibaba, sang pemimpin pasar China. Di Indonesia, JD.ID bekerja sama dengan Provident Capital.
Sejarah
JD.com (juga dikenal sebagai JingDong Mall), yaitu perusahaan induk JD.ID, dibangun oleh Liu Qiangdong (dikenal sebagai Richard Liu) pada Juli 1998 sebagai toko fisik yang menjual produk magneto-optikal di Beijing, China, dengan nama Jingdong Century Trafing Co, Ltd. Situs daring B2C perusahaan tersebut naik daring di Januari 2004 dengan nama domain jdlaser.com lalu 360buy.com di 2007. Akhirnya nama domain diubah lagi menjadi JD.com di Maret 2013.
Mengikuti launching situs daring perusahaannya, Liu dengan cepat mulai menambahkan jumlah tipe produk yang ditawarkan, dengan kategori-kategori seperti gadgets dan elektronik seperti smartphone dan komputer, buku, produk kecantikan, dll pada 2015, JD.com berhasil memenuhi lebih dari 1.26 millyar orders dari pengguna aktif situs mereka yang lebih dari 150 juta orang. Volume transaksi tersebut merupakan sekitar 49% dari total daring retail sales seluruh negara China.
JD.ID mulai beroperasi di Indonesia sejak Oktober 2015. Pada awalnya, mereka fokus terhadap menyediakan pelanggan dengan produk elektronik dan gadgets yang sulit ditemukan, seperti iPad Pro dari Apple dan A2010 dari Lenovo yang baru launching pada akhir tahun 2015. Sejak itu mereka telah memperluaskan penawaran produk mereka dan memasukkan kategori seperti sepatu dan pakaian olah raga dan juga produk kecantikan dan kesehatan.
Alamat situs JD.ID yang menggunakan country-code top-level domain Indonesia (.id) dipilih untuk melambangkan komitmen mereka untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan aman. Menurut laporan, nama domain tersebut memerlukan dana Rp. 500,000,000 (~US$ 38,000) untuk didapatkan.
Profil Pendir
Richard Liu adalah pendiri JD.com, perusahaan online terbesar di China yang melakukan penjualan yang langsung dikirimkan dari gudang sendiri (direct sales), dan telah menjadi Chairman dan CEO sejak perusahaan didirikan. Liu memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman di industri ritel dan e-commerce.
Pada bulan Juni 1998, Liu memulai bisnis di Beijing, terutama yang bergerak dibidang distribusi produk magneto-optik. Pada Januari 2004, Liu meluncurkan situs ritel online pertamanya. Ia mendirikan perusahaan yang akhirnya menjadi JD.com dan ia juga yang memimpin pertumbuhan dan perkembangan perusahaan sejak saat itu. Liu meraih gelar sarjana sosiologi dari Renmin University of China di Beijing dan gelar EMBA dari China Europe International Business School. Di Indonesia, JD.com bermitra dengan Provident Capital mendirikan JD.ID. Provident Capital adalah perusahaan investasi terbesar di Asia Tenggara dengan kapitalisasi pasar sebesar lebih dari 3 miliar USD yang tersebar di berbagai industri seperti: Telekomunikasi, Tambang, Sawit,Perkebunan, Energi (Biofuel) dan e-Commerce.
https://id.wikipedia.org/wiki/JD.ID
Kelebihan Jd.id
Berikut ini merupakan beberapa kelebihan Jd.id yang perlu Anda ketahui:
· Memiliki Banyak Diskon
Kelebihan pertama yang dimiliki oleh Jd.id yaitu memiliki banyak diskon, beberapa diantaranya yaitu diskon hingga Rp 3,2 juta, voucher hingga Rp 500 ribu, cashback hingga Rp 1,2 juta serta bonus langsung berupa sebuah earphone atau USB flashdrive 3.0 untuk pembelian produk tertentu.
· Sistem Pembayaran yang Mudah
Kelebihan kedua yang dimiliki Jd.id yaitu, e-commerce juga memberikan kemudahan dalam cara pembayaran, baik dengan transfer bank, kartu kredit, debit online, cicilan 0%, maupun COD (bayar tunai di tempat saat barang sampai di tujuan).
· Memiliki Kerja Sama yang Cukup Luas
Kelebihan lainnya yang dimiliki Jd.id yaitu memiliki kerja sama yang cukup luas. Hal ini dibuktikan dengan resminya kerja sama antara Jd.id dengan Ecopan yang merupakan sebuah brand perlengkapan memasak premium untuk penjualan secara online. Tak hanya Ecopan, Jd.id juga resmi bekerja sama dengan Garuda Indonesia dengan tujuan untuk membuka kanal penjualan khusus yang dapat diakses melalui alamat web GarudaShop.id.
Kekurangan Jd.id
Berikut ini merupakan beberapa kekurangan Jd.id yang perlu Anda ketahui:
· Pelayanan yang Kurang Dipercaya
Kekurangan pertama yang dimiliki Jd.id yaitu, sistem pelayanan yang kurang dipercaya. Hal ini dikarenakan adanya beberapa review mengenai keluhan pelanggan mengenai pelayanan Jd.id. Pelayanan Jd.id dianggap kurang memuaskan, dari segi pengiriman dan lainnya.
· Produk yang Dijual Belum Begitu Lengkap
Kekurangan kedua Jd.id yaitu, barang yang tersedia belum begitu lengkap. Jika dibandingkan dengan e-commerce yang telah populer lainnya seperti Lazada, produk yang dijual di Jd.id belum begitu lengkap. Hal ini berdasarkan review pelanggan yang menggunakan jasa Jd.id.
· Kurang Populer
Kekurangan selanjutnya yang dimiliki Jd.id yaitu kurang populer. Jika dibandingkan dengan e-commerce yang telah populer seperti Lazada, Jd.id dapat dikatakan kurang populer di kalangan masyarakat Indonesia.
Kelebihan
Jd.id
|
Kekurangan
Jd.id
|
- Memiliki Banyak Diskon
|
- Pelayanan yang Kurang Dipercaya
|
- Sistem Pembayaran yang Mudah
|
- Produk yang Dijual Belum Begitu Lengkap
|
- Memiliki Kerjasama yang Cukup Luas
|
- Kurang Populer
|
Apa Itu Shopee? Apa Kelebihan dan Kekurangannya?
Shopee adalah platform perdagangan elektronik yang berkantor pusat di Singapura di bawah SEA Group (sebelumnya dikenal sebagai Garena), yang didirikan pada 2009 oleh Forrest Li. Shopee pertama kali diluncurkan di Singapura pada tahun 2015, dan sejak itu memperluas jangkauannya ke Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Filipina. Karena elemen mobile yang dibangun sesuai konsep perdagangan elektronik global, Shopee menjadi salah satu dari "5 startup e-commerce yang paling disruptif" yang diterbitkan oleh Tech In Asia.
Shopee sendiri dipimpin oleh Chris Feng. Chris Feng adalah salah satu mantan pegiat Rocket Internet yang pernah mengepalai Zaloradan Lazada.
https://id.wikipedia.org/wiki/Shopee
Kita tentu sudah mengenal situs belanja online macam Lazada, Tokopedia, Bukalapak, blibli, Mataharimall, Elevenia, dan masih banyak lainnya. Lalu apa saja sih kelebihan Shopee Indonesia yang menyebabkan ecommerce ini begitu laris bersaing dengan mereka dan apa kekurangan shopee Indonesia yang harus kita perhatikan? Review pengalaman belanja di Shopee dari saya ini mungkin bisa memberikan pengetahuan lebih.
Tokopedia punya kelebihan, tapi juga punya kekurangan.
Lazada sebagai salah satu ecommerce paling besar di Indonesia juga tidak sempurna.
Banyak kelebihan dan kekurangan lazada yang mungkin sudah kalian rasakan sendiri.
Begitu halnya dengan Shopee Indonesia, ecommerce yang terbilang masih baru tapi sudah bisa mengalahkan saingan besarnya seperti Lazada, Tokopedia, dan Bukalapak.
Review Kelebihan dan Kekurangan Shopee dari Kacamata Pembeli (Pengalaman Pribadi)
Pada artikel ini, saya lebih memfokuskan untuk membahas kelebihan dan kekurangan belanja di shopee dari kacamata pembeli, bukan kaca mata penjual, karena saya sendiri belum pernah menjadi seller di shopee.
Saya belum punya pengalaman berjualan di shopee.
Tentunya, banyak kelebihan dan kekurangan shopee bagi pembeli dan masing-masing orang bisa beropini lain sesuai pengalaman yang dialami.
Shopee adalah perusahaan ecommerce yang mempertemukan antara penjual dan pembeli, dan tentunya ada ketidakpuasan baik dari sisi penjual dan sisi pembeli.
Karena saya lebih sering menjadi pembeli, maka saya ingin memberikan review kelebihan shopee yang alami, dan kekurangan shopee yang saya alami juga.

7 Kelebihan Belanja di Shopee
Saya belum pernah berjualan di shopee, belum pernah tahu gimana sistem bagi hasilnya atau sejenisnya, dan darimana keuntungan shopee diperoleh.
Tapi, saya sudah sering banget berbelanja di shopee, dan kali ini saya mau mereview kelebihan belaja online di shopee.
Berikut ini kelebihan belanja di shopee dari pengalaman saya:
1. Belanja di shopee dapat gratis ongkir atau free ongkos kirim
Salah satu kelebihan shopee adalah kita bisa berbelanja online gratis ongkir.
Sebenarnya, kata gratis ongkir sebenarnya kurang tepat dan bisa menipu. Jadi shopee sebenarnya tidak memberikan fasilitas gratis ongkir, tapi subsidi ongkir.
Jika harga ongkos kirim melebihi subsidi ongkir dari shopee, maka pembeli tetap harus menanggung ongkos kirimnya.
Saya pernah belanja di shopee, tapi sellernya dari Jawa Timur, sehingga ongkos kirimnya lumayan mahal ke Lampung.
Akhirnya, setelah dipotong subsidi ongkir, tetap kena biaya ongkir belasan ribu rupiah.
Tapi sellernya dari Jakarta, tetap gratis ongkir.
2. Kode promo shopee yang masuk ke menu tersendiri
Berbagai voucher belanja di shopee dari diskon sampai voucher gratis ongkir, ada di aplikasi shopee yang bisa kita buka lewat menu: Saya > My Voucher.

Beragam kode promo dan voucher ada di menu ini.
Selain itu, ada juga promo bank, promo toko, serta Grup Hemat yang membuat kita bisa membeli barang lebih murah di shopee.
3. Verifikasi pembayaran otomatis dan cepat saat berbelanja di shopee
Saat berbelanja di shopee, kita bisa memilih berbagai metode pembayaran, baik bayar di Indomaret, ATM, internet banking, kredit, dan lain-lain.
Saya selama ini memilih metode pembayaran via transfer, lalu saya bayar lewat internet banking mandiri (mandiri online) dan setelah barang saya bayar langsung terverifikasi otomatis tidak lama dari waktu pembayaran.
Dengan verifikasi otomatis yang cepat, kita gak perlu repot-repot verifikasi dan menunggu lama.
Berbeda dengan pegalaman saya belanja di blibli.
4. Bisa chat dengan seller shopee dan mudahnya cara chat di shopee
Salah satu fitur aplikasi shopee dan situs shopee adalah bisa chat dengan seller sehingga enak bisa tanya langsung sama seller apakah barang masih tersedia, warnanya ada, dan kapan barang dikirim.
Chat dengan seller shopee pun mudah banget dilakukan, tinggal klik tombol chat dan kita langsung bisa ngobrol dengan seller.
5. Bisa mengadukan komplain atau pengaduan lewat live chat
Di aplikasi Shopee ada fitur live chat dengan cs atau customer service shopee, dan enaknya lagi fitur ini kini menyediakan layanan pelanggan 24 jam.
Saya pernah menggunakan fitur ini saat ada penipuan di shopee, dan saya lebih memilih melaporkan penipuan lewat chat dibandingkan kirim email atau telepon call center shopee.
6. Aplikasinya lebih ringan dibuka dibandingkan aplikasi JD.ID
Aplikasi shopee berdasarkan pengalaman di hp saya, lebih mudah dioperasikan, tidak terlalu berat, dibandingkan aplikasi JD.ID.
Saat membuka aplikasi JD.ID, lama banget loadingnya dan lemot.
7. Bisa mendapatkan token listrik murah
Langganan saya saat mau isi token listrik murah adalah beli di shopee. Apalagi sekarang shopee punya fitur baru sehingga makin mudah kalau mau beli pulsa, paket data, dan pulsa listrik di shopee.
Nah, itulah 7 kelebihan shopee dari pengalaman saya, dan mungkin masih banyak yang belum saya cantumkan, bisa kalian tambah di kolom komentar.
Salah satu kelebihan shopee mungkin adalah kemudahan menjadi seller di shopee, atau kemudahan berjualan di shopee, tapi saya belum mencoba.
Kekurangan Shopee
Beberapa kekurangan shopee yang saya rasakan di antaranya:
1. Banyak spam seller di shopee sebagai efek dari mudahnya berjualan di shopee
Di shopee, kita bisa berjualan dengan sistem dropship. Kita juga bisa menjadi dropshiper di shopee dari tokopedia.
Shopee sendiri susah punya kebijakan sendiri untuk mengatasi spam ini, tapi sebagai pembeli mesti hati-hati juga saat memilih seller di shopee.
2. Program gratis ongkirnya banyak syarat jadi mesti teliti bacanya
Tiap bulan kebijakan gratis ongkir shopee berubah-ubah, ada kuota gratis ongkir per hari, per minggu, per bulan, dan seterusnya, pusing aja bacanya hehehe.
3. Ada saja penjual tidak jujur dan menipu
Namanya manusia, pasti banyak wataknya, dan juga gak menghilangkan sifat nakal dengan menjadi seller penipu.
Sebagai pembeli, mesti hati-hati saja sih, mau belanja online di mana saja, pasti ada risiko penipuan.
Belanja di shopee mall, star seller, dan yang paling bagus di shopee pun, tetap ada kekurangannya.
Kesimpulan
Dari berbagai kelebihan dan kekurangan shopee, kalian bisa memutuskan apakah akan belanja di shopee atau tidak.
Kalian bisa menambahkan di kolomo komentar, mengenai kelebihan dan kekurangan shopee ini.
https://www.jumanto.com/2018/10/review-kelebihan-dan-kekurangan-shopee.html
Apa Itu Lazada? Apa Saja Kelebihan Dan Kekurangannya?
Lazada diluncurkan pada tahun 2012, Lazada merupakan
destinasi belanja dan berjualan online nomor satu di Asia Tenggara – hadir di
Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, Thailand dan Vietnam. Sebagai pelopor
ekosistem eCommerce di Asia Tenggara, melalui platform marketplace yang
didukung oleh berbagai macam layanan pemasaran yang unik, layanan data, dan
layanan jasa lain, Lazada telah membantu lebih dari 135.000 penjual lokal dan
internasional, serta 3.000 brand untuk melayani 560 juta konsumen di kawasan
Asia Tenggara. Dengan lebih dari 300 juta SKU yang tersedia, Lazada menawarkan
variasi produk dalam berbagai kategori mulai dari barang elektronik hingga
barang keperluan rumah tangga, mainan, fashion, perlengkapan olahraga dan
kebutuhan sehari-hari. Sebagai bentuk komitmen Lazada untuk mengedepankan
pengalaman berbelanja online yang menyenangkan bagi para konsumen, Lazada
menghadirkan berbagai metode pembayaran, termasuk cash-on-delivery (COD),
pelayanan konsumen yang menyeluruh, dan layanan pengembalian barang yang mudah
melalui jasa pengiriman first dan last mile milik Lazada, dan juga dengan lebih
dari 100 mitra logistiknya. Kepemilikan saham mayoritas Lazada group dimiliki
oleh Alibaba Group Holding Limited (NYSE: BABA).
Sekarang, mari kita bahas kekurangan dan kelebihan online shope lazada dari segi konsumen dan penjual
Lazada adalah salah satu situs jual beli online yang ada di Indonesia, situs ini berasal dari Jerman, aplikasi mobile-nya di luncurkan pada tahun 2012 silam aktif hingaa saat ini berpartisipasi meramaikan pasar daring di Indonesia.
Siapa yang tidak tahu Lazada, mendengar sebutan lazada saja kita akan langsung terfikir ke salah satu aplikasi jual beli online yang ada di playstore. Banyak dari para Pebisnis, UKM dan Online shop lainnya memanfaatkan jasa Lazada sebagai salah satu ladang usahanya di bidang pemasaran. Bukan saja para penjual yang bisa menikmati inovasi yang diberikan oleh Lazada, para buyer-pun ikut diuntungkan dengan hadirnya lazada sebagai sarana belanja yang aman dan tentu lengkap.
Kelebihan dan Kekurangan Lazada
Dalam hal branding atau merek terkenal memang lazada tempatnya. Namun dibalik inovasi yang ditawarkan oleh Lazada untuk para penggunanya, saya rasa tidak terlalu banyak diminati oleh kebanyakan orang indonesia. Kecuali mereka yang memiliki usaha lumayan besar dan memiliki perangkat pendukung seperti Pc.
Dimana yang sudah kita ketahui bahwa Indonesia memiliki sejarah singkat mengenai jual beli online yang luar biasa ketika ponsel Blackberry beredar di Indonesia, memanfaatkan pesan layanan Blackberry messenger sebagai cara berkomunikasi antara penjual dan pembeli secara langsung. Nah menurut sudut pandang saya pribadi orang indonesia lebih menyukai opsi ini. Fitur ini sudah di terapkan di dalam Situs e-Commerce lain seperti Tokopedi, Bukalapak dan Shopee.id sebagai salah satu kelebihannya dimana pembeli dan penjual dipertemukan.
Kembali ke topik pembahasan mengenai kelebihan dan kekurangan yang dimiliki Lazada. PGSJJAKARTA.COM sendiri pernah mendaftar di Lazada untuk mempromosikan produk dagangan namun hanya bertahan dalam 2 bulan saja, karena alasan tidak sesuai dan terlalu banyak memakan waktu.
Banyak dari opini lainpun menyebutkan bahwa menjadi bagian dari lazada penuh dengan suka dan duka, dalam artian ada kelebihan dan ada kekurangan, memang itu adalah suatu kewajaran, namun kita sebagai penggunanya wajib mengkoreksi kekurangan yang dimiliki agar menjadi lebih baik...
Kelebihan Lazada Bagi Pembeli
1. Belanja di Lazada Beraneka Ragam Produk TersediaJika kita pergi kesuatu toko yang menjual sedikit jenis barang tentu akan membuat kita berfikir kalau ditoko tersebut kurang bagus untuk melakukan transaksi pembelian, logikanya karena barang yang di jual relatif sedikit. Nah di Lazada terdapat banyak sekali barang dan beraneka ragam walaupun masih didominasi oleh produk elektronik. Barang selain eletronik juga tersedia peralatan rumah tangga, perlengkapan bayi, mainan, alat musik, alat olahraga, buku, tas, alat kecantikan dan lain-lain. Jadi kita bisa langsung belanja banyak produk di lazada.
2. Banyak Diskon Menarik Yang Di Tawarkan
Diskon merupakan salah satu hal yang sangat bikin menarik perhatian para konsumen karena konsumen dapat menghemat uang. Lazada beberapa hari terakhir ini seringkali memberikan diskon kepada pelanggannya ada yang dikisaran dibawah 10% hingga diskon diatas 30 persen untuk beberapa produk tertentu.
3. Website Yang User friendly
Bagi orang awam belanja ditoko online terkadang menyulitkan dan membingungkan, tapi tidak dengan belanja di lazada. Karena diwebsite mereka memiliki tampilan yang menarik dan navigasi yang jelas serta panduan yang cukup mudah dimengerti sehingga kita sebagai konsumen tidak akan tersasar didalam website mereka. Selain itu di lazada.co.id juga menampilkan produk-produk unggulan sehingga memudahkan konsumen untuk mengetahui barang yang laris dan direkomendasikan.
4. Bebas Ongkos Kirim
Ongkos kirim terkadang menjadi sesuatu yang menakutkan untuk berbelanja online karena cukup mahal untuk barang yang ukurannya besar. Namun Lazada memberikan kemudahan bagi para pelanggannya dengan menggratiskan ongkos kirim ke lebih dari 100 kota di Indonesia dan tentunya ini cukup bagus untuk perkembangan lazada kedepan karena pasti konsumen memilih yang ongkos kirim gratis.
5. Bisa COD (Cash On Delivery)
Terkadang dalam belanja online terdapat beberapa ketakutan seperti barang tidak sampai dan takut ditipu, tapi di pelayanan ini anda dapat melakukan pembayaran di tempat pada saat anda menerima barang sehingga terhindar dari penipuan. Tapi saat ini mungkin sistem COD Lazada baru ada di daerah jakarta dan sekitarnya saja.
6. Pengiriman Barang Cepat
Sebagai pembeli pasti mengharapkan barang yang 1a beli cepat sampai dan tidak terjadi kerusakan ataupun cacat, Lazada sepertinya tahu persis kebutuhan konsumen itu oleh karena itu mereka melakukan pengiriman barang yang cepat setelah pembayaran diterima.
Kekurangan Belanja Online Di Lazad
1. Konfirmasi Pemhayaran Cukup Lama
Sebagai pembeli juga tentu ingin segera mendapatkan kepastian dalam berbelanja, saya rasa konfirmasi pembayaran diterima oleh pihak lazada cukup lama sehingga sedikit membuat pembeli khawatir. Sebagai contoh pengalaman saya pribadi saat konfirmasi pembayaran pukul 10 pagi dan baru menerima konfirmasi pembayaran diterima pukul 3 sore tentu ini waktu yang lumayan tapi masih tergolong cepat karena masih pada hari yang sama. Tapi tentu lebih menyenangkan lagi kalau hanya memerlukan beberapa menit saja untuk mendapatkan konmmasi.
2. Fasilitas COD masih helum bisa dibanyak kota
Fasilitas COD yang ditawarkan memang bagus untuk konsumen tapi sayangnya untuk saat ini masih untuk kota jakarta dan sekitarnya saja untuk wilayah lain tidak bisa COD, mungkin untuk lebih memuaskan pelanggan dan meningkatkan kepercayaan pelanggan tentu fasilitas COD di setiap kota bisa diterapkan.
Kekurangan Lazada Bagi Penjual.
1. Aktivasi Pendaftaran AkunMenjadi bagiaan dari lazada tidaklah mudah, mungkin bagi mereka yang berwawasan tinggi, bermodal besar dan memiliki banyak waktu tidak masalah. Kenapa bisa begitu? Alasan kenapa bisa dibilang "tidaklah mudah" karen ketika kita baru mendaftar sebagai bagian dari lazada, kita akan mendapatkan pesan email tercantum form yang berisikan perjanjian yang harus di print dan di tanda tangani pakai matrai lalu scan email kemudian kirim kembali ke email lazada. Selanjutnya anda akan mendapatkan pesan interview lain yang membosankan.
2. Menegement Tidak Transparan
Menjual produk di lazada memang suatu hal yang membanggakan dimana lazada adalah salah satu situs besar layaknya Amazone.com yang mencakup jaringan pasar sangat luas. Namun apa jadinya jika dari pihak lazada tidak transparan dalam hal informasi apapun seperti penjualan, estimasi pengiriman dan hal lain yang mungkin saja merugikan Anda sebagai seller.
3. Pelanggan Adalah Raja
Mungkin Anda tidak terlalu fokus dengan istilah "Pelanggan Adalah Raja", ketika hendak pertamakali mengajukan permohonan. Sudah banyak dari penjual lain yang mengeluhkan masalah ini, dimana jika pesanan yang telah dikirimkan oleh seller dan masuk ke gudang Lazada lalu dikirim kembali ke pembeli, dan ternyata si pembeli mengajukan komplain karena alasan barang tidak sesuai atau ada kerusakan. Dengan mudahnya pihak lazada akan menerima pengembalian barang tersebut tanpa ada komunikasi terlebih dahulu dengan seller atau si penjual. Hal ini akan berdampak buruk bagi seller yang bermodal kecil karena mau tidak mau harus menerima barang pengembalian.
Mungkin itu saja kelebihan dan kekurangan yang sering di keluhkan oleh para penggunanya
https://www.pgsjjakarta.com/2018/04/kekurangan-dan-kelebihan-lazada-bagi.html
Langganan:
Postingan (Atom)



