Minggu, 19 Mei 2019

UAS E-COMMERCE


Nama : Hanifah Nahru Zakiyah
Kelas : 6B2
NIM: 1684202030

Berikut merupakan jawaban UAS Mata Kuliah E-Commerence

1.    Jelaskan dengan singkat mengenai e-commerence
Secara umum, pengertian E-commerce (perdagangan elektronik) adalah kegiatan jual beli barang/jasa atau transmisi dana/data melalui jaringan elektronik, terutama internet.
Dengan perkembangan teknologi informasi dan software, hal ini membuat transaksi konvensional menjadi mungkin untuk dilakukan secara elektronik.
Website digunakan sebagai pengganti toko offline. Website ecommerce mencakup berbagai fungsi seperti etalase produk, pemesanan online dan inventarisasi stok, untuk menjalankan fungsi utama sebagai e-commerce.
Software yang digunakan terpasang pada server e-commerce dan bekerja secara simultan dengan sistem pembayaran online untuk memproses transaksi.

2.    Sejauh mana tingkat keamanan e-commerce
Secanggihnya sistem e-commerce pasti memiliki kelemahan juga, tetapi kelemahan-kelemahan ini masih bisa ditanggulangi dengan beberapa cara. Untuk tetap aman dalam bertransaksi online kewaspadaan dari setiap pembeli juga diperlukan dalam hal ini. Berikut merupakan kelemahan sistem keamanan pada e-commerce:
Ancaman Keamanan Pada Sistem E-Commerce
·         Pencegatan data , pembacaan dan modifikasi data secara tidak sah.
·         Puncurian data terhadap orang yang tidak bertanggung jawab.
·         Kecurangan (fraud) yang dilakukan oleh orang-orang yang  identitasnya tidak diketahui.
·         Akses yang tidak sah oleh seseorang terhadap data milik orang lain.
Solusi Ancaman Keamanan Sistem E-Commerce
·         Enkripsi  (penyandian data), Metode enkripsi atau yang lebih dikenal dengan kriptografi (cryptograph) adalah metode penyandian suatu pesan atau data yang terkirim melalui jaringan publik dengan menggunakan kunci-kunci (keys) tertentu.
·         Otentifikasi  (Melakukan verifikasi terhadap identitas pengirim dan penerima)
·         Firewall  ( Menyaring serta Melindungi lalu lintas data di jaringan atau server). Firewall akan bertindak sebagai pelindung atau pembatas terhadap orang-orang yang tidak berhak untuk mengakses jaringan kita. Suatu jaringan yang terhubung ke Internet pasti memiliki IP address (alamat Internet) khusus untuk masing-masing komputer yang terhubung dalam jaringan tersebut. Apabila jaringan ini tidak terlindungi oleh tunnel atau firewall, IP address tadi akan dengan mudahnya dikenali atau dilacak oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan. Akibatnya data yang terdapat dalam komputer yang terhubung ke jaringan tadi akan dapat dicuri atau diubah. Dengan adanya pelindung seperti firewall, kita bisa menyembunyikan (hide) address tadi sehingga tidak dapat dilacak oleh pihak-pihak yang tidak diinginkan.


3.    Buat tahapan bagaimana berjualan secara online
1.       Tentukan Produk yang Akan Anda Jual
Memilih produk apa yang akan Anda jual menjadi salah satu kunci sukses Anda kedepannya. Ada istilah “ Produk dengan kualitas baik akan memarketingkan dirinya sendiri”. Itu memang benar. Dengan modal kualitas produk, maka Anda setidaknya tidak lagi memikirkan apakah produk yang saya jual nanti akan disukai oleh pembeli atau tidak, akan mengecewakan pembeli atau tidak.
2.       Tentukan mekanisme penjualan
ada berbagai metode penjulan yang bisa Anda lakukan secara online. Anda bisa stok barang, system pre-order, atau dengan system Dropshiper / Reseller dari orang lain. Mekanisme penjualan akan sangat mempengaruhi keberhasilan strategi promosi online yang akan Anda lakukan nantinya.
3.       Gunakan Website atau gunakan Website Marketplace atau keduanya
Kesalahan pemula dalam jualan online adalah tidak memiliki website. Biasanya mereka hanya mengandalkan marketplace atau media sosial seperti facebook atau instagram sebagai media promosi. Padahal ini kesalahan.. kenapa? Media sosial dan marketplace bisa saja menutup akun Anda kapan saja. Tidak ada yang bisa menjamin bahwa lapak jualan Anda akan selamanya ada di sana bukan?. Karena lapak tersebut tidak sepenuhnya milik Anda ! Solusinya, Anda bisa mulai membuat website sebagai media promosi penjualan produk Anda secara online.
4.       Bangun promosi melalui media sosial dan forum komunitas
Anda bisa memulai memanfaatkan facebook dan instagram untuk promosi jualan online Anda. Misalnya Anda membuat fanspage atau page yang mengulas produk yang Akan Anda jual. Jika Anda ingin menikmati jangkauan pembaca yang lebih luas, Anda bisa memanfaatkan facebook ads, Instagram ads atau jika perlu google ads.
5.       Manfaatkan konten marketing Online
Konten marketing bisa berupa artikel informasi, artikel panduan akan sesuatu yang bermanfaat dan berhubungan dengan produk yang akan kita jual secara online.Misalnya, Anda membuat panduan bermain gitar, Anda berjualan gitar. Anda membuat artikel informatif tentang smartphone, Anda berjualan smartphone. Kurang lebih seperti itu. Ingat, konten marketing yang baik akan memberikan manfaat yang baikpula bagi pembaca. Akan menambah ilmu dan wawasan kepada pembaca.
6.       Jaring trafik melalui list email sebagai database
Setelah Anda membaca dari poin 1 – 6, poin yang tidak kalah penting saat Anda mulai jualan online adalah membuat database bisa berupa email, kontak atau akun media sosial mereka. Trafik yang datang menuju website akan sia-sia jika Anda tidak menerapkan strategi ini. Misalnya, ada pembeli memesan melalui website Anda, lalu menghubungi Anda, mintalah mereka untuk memberikan kontak berupa email atau no kontak hanphone. Istilahnya metode Funneling, pada artikel ini tidak akan saya bahas terlebih dahulu apa itu metode Funneling. Akan saya buatkan khusus artikel tentang metode funneling lain waktu.
7.       Kelola database pelanggan Anda
Dengan mengumpulkan list kontak berupa email atau nomor telephon, kini anda memiliki list database potensial yang memang tertarik dengan produk Anda. Simpan dan kelola database tersebut. Jika ada produk baru dari Anda, tentu yang masih berhubungan dengan produk sebelumnya, Anda bisa menawarkan kepada mereka
8.        Bangun SOP mulai dari awal
Kealahan bisnis yang paling krusial adalah tentang tidak adanya Standar Oprasinal Perususahaan( SOP ). Sebenarnya, jika SOP ini dibuat sejak awal berdirinya sebuah bisnis dan terus di upgrade akan sangat memudahkan kemajuan bisnis kedepannya. Oleh karena itu mulailah membangun SOP dari awal. Buat lah aturan standar pelayanan, alur kerja, serta manajemen keuangan yang baik.


4.    Adakah standar teknologi yang digunakan untuk kegiatan e-commerence
Di samping berbagai standar yang digunakan di Intenet, e-commerce juga menggunakan standar yang digunakan sendiri, umumnya digunakan dalam transaksi bisnis-ke-bisnis. Beberapa diantara yang sering digunakan adalah:
1.      Electronic Data Interchange (EDI)
Dibuat oleh pemerintah di awal tahun 70-an dan saat ini digunakan oleh lebih dari 1000 perusahaan Fortune di Amerika Serikat, EDI adalah sebuah standar struktur dokumen yang dirancang untuk memungkinkan organisasi besar untuk mengirimkan informasi melalui jaringan private. EDI saat ini juga digunakan dalam corporate web site.

2.      Open Buying on the Internet (OBI)
Adalah sebuah standar yang dibuat oleh Internet Purchasing Roundtable yang akan menjamin bahwa berbagai sistem e-commerce dapat berbicara satu dengan lainnya. OBI yang dikembangkan oleh konsorsium OBI http://www.openbuy.org/ didukung oleh perusahaan-perusahaan yang memimpin di bidang teknologi seperti Actra, InteliSys, Microsoft, Open Market, dan Oracle.
3.      Open Trading Protocol (OTP)
OTP dimaksudkan untuk menstandarisasi berbagai aktifitas yang berkaitan dengan proses pembayaran, seperti perjanjian pembelian, resi untuk pembelian, dan pembayaran. OTP sebetulnya merupakan standar kompetitor OBI yang dibangun oleh beberapa perusahaan, seperti AT&T, CyberCash, Hitachi, IBM, Oracle, Sun Microsystems, dan British Telecom.
4.      Open Profiling Standard (OPS)
Sebuah standar yang di dukung oleh Microsoft dan Firefly http://www.firefly.com/. OPS memungkinkan pengguna untuk membuat sebuah profil pribadi dari kesukaan masing-masing pengguna yang dapat dia share dengan merchant. Ide dibalik OPS adalah untuk menolong memproteksi privasi pengguna tanpa menutup kemungkinan untuk transaksi informasi untuk proses marketing dsb.

5.      Secure Socket Layer (SSL)
Protokol ini di disain untuk membangun sebuah saluran yang aman ke server. SSL menggunakan teknik enkripsi public key untuk memproteksi data yang di kirimkan melalui Internet. SSL dibuat oleh Netscape tapi sekarang telah di publikasikan di public domain.
6.      Secure Electronic Transaction (SET)
SET akan mengenkodekan nomor kartu kredit yang di simpan di server merchant. Standar ini di buat oleh Visa dan MasterCard, sehingga akan langsung di dukung oleh masyarakat perbankan. Ujicoba pertama kali dari SET di e-commerce dilakukan di Asia.
7.      Truste
Adalah sebuah partnership dari berbagai perusahaan yang mencoba membangun kepercayaan public dalam e-commerce dengan cara memberikan cap Good Housekeeping yang memberikan approve pada situs yang tidak melanggar kerahasiaan konsumen.

5.    Bagaimana cara usaha kecil mengambil keuntungan dari e-commerce
Ternyata bukan hanya perusahaan besar saja yang berkecimpung dalam e-commerce tapi juga banyak pengusaha kecil yang berkiprah dengan Web sederhana.
Seringkali yang dibutuhkan untuk sukses hanya promosi sederhana agar terlihat oleh para pelanggan. Berita mulut ke mulut, posting di newsgroup, dan mendaftarkan diri di search engine cukup sudah untuk menarik pelanggan ke situs anda.

6.    Apa penghalang utama untuk melakukan e-commerce
Menurut survey yang dilakukan oleh CommerceNet, para pembeli/pembelanja belum menaruh kepercayaan kepada e-commerce, mereka tidak dapat menemukan apa yang mereka cari di e-commerce, belum ada cara yang mudah dan sederhana untuk membayar. Di samping itu, surfing di e-commerce belum lancar betul.

Pelanggan e-commerce masih takut ada pencuri kartu kredit, rahasia informasi personal mereka menjadi terbuka, dan kinerja jaringan yang kurang baik. Umumnya pembeli masih belum yakin bahwa akan menguntungkan dengan menyambung ke Internet, mencari situs shopping, menunggu download gambar, mencoba mengerti bagaimana cara memesan sesuatu, dan kemudian harus takut apakah nomor kartu kredit mereka di ambil oleh hacker.
7.    Siapa yang kalah jika pengusaha berpindah kepada bisnis online
Perusahaan yang akan secara langsung dirugikan oleh e-commerce adalah agen perjalanan, tiket bioskop, katalog mail-order, dan toko retail - terutama toko perangkat lunak. Mungkin kalau di Indonesia yang terasa hanya bagi agen perjalanan & bisnis sekitar turis. E-commerce dengan nyata telah mempengaruhi teritori bisnis tersebut.
Cerita sukses e-commerce, seperti amazon.com, sebetulnya merupakan bentuk lain dari sebuah proses perantara. Amazon.com tidak menerbitkan buku. Mereka semua umumnya hanyalah sebuah distributor online saja.

Tampaknya e-middleman harus mendemonstrasikan bahwa mereka menambahkan nilai dalam proses pembelian, melalui marketing, customer service, juga metoda-metoda lain. Kalau tidak maka pelanggan akan memutuskan modem-nya dan tidak akan menggunakan jasa mereka lagi.
8.    Bagaimana masa depan e-commerce
e-commerce mempunyai masa depan cerah. Jika berbagai detail dari perdagangan online ini dapat di selesaikan maka bukan mustahil e-commerce dan Internet akan mengubah struktur dunia usaha secara global.

Dengan perkembangan masyarakat virtual yang demikian besar - banyak orang yang berpartisipasi dalam berbagai interest group online - memperlihatkan pergeseran pardigma dari kekuatan ekonomi yang bertumpu pada pembuat / manufacturer ke kekuatan pasar.

Masyarakat virtual akan menggoyang kehebatan divisi marketing dan penjualan di perusahaan-perusahaan besar. Justru perusahaan-perusahaan kecil dengan produk yang lebih baik dan customer service yang baik akan dapat menggunakan masyarakat virtual ini untuk mengalahkan perusahaan besar - sesuatu yang cukup sulit dimengerti di dunia nyata.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar