Tampilkan postingan dengan label jual beli online. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jual beli online. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Mei 2019

Apa Itu Toko Pedia? Apa Saja Kelebihan dan Kekurangan Toko Pedia?




Tokopedia merupakan perusahaan teknologi Indonesia dengan misi mencapai pemerataan ekonomi secara digital. Sejak didirikan pada tahun 2009, Tokopedia telah bertransformasi menjadi sebuah unicorn yang berpengaruh tidak hanya di Indonesia tetapi juga di Asia Tenggara.


Tokopedia memiliki bisnis marketplace terdepan di Indonesia yang memungkinkan setiap individu, toko kecil, dan brand untuk membuka dan mengelola toko daring. Hingga saat ini, Tokopedia menjadi marketplace yang paling banyak dikunjungi oleh masyarakat Indonesia. Sejak diluncurkan, layanan dasar Tokopedia dapat digunakan oleh semua orang secara gratis.


Dengan visi "Membangun sebuah ekosistem dimana siapa pun bisa memulai dan menemukan apapun”, Tokopedia telah memberdayakan jutaan pedagang dan konsumen untuk berpartisipasi dalam masa depan perekonomian. Tokopedia secara konsisten mendukung para pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) dan perorangan untuk mengembangkan usaha mereka dengan memasarkan produk secara daring.


Usaha ini juga terlihat dari berbagai program yang dibuat maupun diinisiasi oleh Tokopedia dengan bekerjasama dengan Pemerintah dan pihak-pihak lainnya. Salah satu program kolaborasi yang diinisasi oleh Tokopedia adalah acara tahunan MAKERFEST yang diadakan sejak bulan Maret 2018. Acara yang diselenggarakan di berbagai kota di Indonesia ini merupakan panggung perayaan kreasi lokal yang bertujuan untuk mendorong pertumbuhan industri kreatif dalam negeri.


Sejak tahun 2018, Tokopedia juga menghadirkan Tokopedia Center. Experience center ini telah diluncurkan di beberapa kota di Indonesia, dua diantaranya adalah Boyolali dan Padang. Melalui Tokopedia Center, pengunjung dapat melakukan transaksi secara online-to-offline (O2O), membayar tagihan, membeli tiket, mendapatkan informasi mengenai cara menggunakan aplikasi Tokopedia, belanja secara interaktif, sampai mencari inspirasi untuk memulai usaha daring secara gratis.


Tokopedia memudahkan seluruh masyarakat Indonesia dari Sabang sampai Merauke untuk mendapatkan kebutuhan mereka Selain berperan sebagai marketplace pertama yang menerapkan sistem escrow atau rekening bersama di Indonesia, Tokopedia juga menjadi perusahaan teknologi pertama di Indonesia yang memperkenalkan pengentaran instan melalui kemitraan dengan perusahaan transportasi daring. Hal ini memungkinkan konsumen untuk mendapatkan barang dengan cepat.










Sejarah


Tokopedia resmi diluncurkan ke publik pada 17 Agustus 2009 di bawah naungan PT Tokopedia yang didirikan oleh William Tanuwijayadan Leontinus Alpha Edison pada 6 Februari 2009. Sejak resmi diluncurkan, PT Tokopedia berhasil menjadi salah satu perusahaan internet Indonesia dengan pertumbuhan yang sangat pesat.


PT Tokopedia mendapatkan pendanaan awal dari PT Indonusa Dwitama pada tahun 2009. Pada tahun-tahun berikutnya, Tokopedia kembali mendapat suntikan dana dari pemodal ventura global seperti East Ventures (2010), Cyber Agent Ventures (2011), Netprice (2012), dan SoftBank Ventures Korea (2013). Pada Oktober 2014, Tokopedia menjadi perusahaan teknologi pertama di Asia Tenggara yang menerima investasi sebesar USD 100 juta atau sekitar Rp 1,2 triliun dari Sequoia Capital dan SoftBank Internet and Media Inc (SIMI). Pada April 2016, Tokopedia kembali dikabarkan mendapatkan investasi sebesar USD 147 juta atau sekitar Rp 1,9 triliun.


Pada bulan Agustus 2017, Tokopedia menerima investasi sebesar USD 1,1 milyar dari Alibaba. Dikabarkan bahwa keputusan ini dilakukan agar Alibaba dapat semakin memperluas jaringannya di Indonesia dan Asia Tenggara setelah sebelumnya membeli saham Lazada.


Berkat peranannya dalam mengembangkan bisnis daring di Indonesia, Tokopedia berhasil meraih penghargaan Marketeers of the Year 2014 untuk sektor e-Commerce pada acara Markplus Conference 2015 yang digelar oleh Markplus Inc. pada tanggal 11 Desember 2014. Pada 12 Mei 2016, Tokopedia terpilih sebagai Best Company in Consumer Industry dari Indonesia Digital Economy Award 2016.


Pada tahun 2018, Tokopedia kembali meraih beberapa penghargaan. Mei lalu lalu aplikasi Tokopedia berhasil memuncaki Apple Store mengalahkan Facebook, WhatsApp, dan Instagram. Sementara di Android, Tokopedia juga berhasil menjadi #3 Top Chart di Google Play mengalahkan Facebook dan Instagram. Pada Desember 2018 Tokopedia terpilih sebagai aplikasi terbaik pilihan masyarakat di Google Play.


Jenis Bisnis


Sebagai perusahaan teknologi, Tokopedia menghadirkan empat bisnis utama bagi para penggunanya. Bisnis pertama Tokopedia, sekaligus yang menjadi bisnis paling dikenal masyarakat adalah marketplace. Tokopedia menyediakan serambi bisnis C2C gratis untuk penjual dan pembeli. Terdapat juga toko resmi untuk beberapa merek resmi terkemuka.


Tokopedia juga menyediakan produk digital seperti pulsa, pembayaran BPJS, listrik dan air, tagihan telepon, kartu kredit, tv berlangganan, dan lain sebagainya. Terdapat juga tiket pesawat, tiket kereta, acara, voucher permainan video, dan produk digital lainnya.


Pada tahun 2016, Tokopedia melebarkan sayap dengan menghadirkan produk teknologi finansial. Produk fintech Tokopedia terdiri dari dompet digital, investasi terjangkau, kredit modal bisnis, kartu kredit virtual, produk proteksi, skoring kredit berdasarkan data untuk produk pinjaman, investasi, serta layanan keuangan lainnya


Baru-baru ini pada tahun 2018 Tokopedia menghadirkan aplikasi Mitra Tokopedia. Aplikasi berukuran 1 MB ini ditujukan untuk memungkinkan semua orang khususnya pemilik warung dan usaha kecil untuk bisa berjualan produk digital Tokopedia seperti paket data, token listrik, BPJS, voucher game, dan lain sebagainya.


Brand Ambassador


Pada tanggal 12 November 2014, Tokopedia secara resmi mengumumkan sebagai brand ambassador yang merepresentasikan Tokopedia[. Pada 21 Oktober 2015, menjadi brand ambassador yang mewakili Tokopedia. Saat ini, belum ada lagi brand ambassador baru untuk Tokopedia.


Teknologi


Versi awal Tokopedia yang dibangun tahun 2009 menggunakan bahasa pemrograman database dan webserver dengan mod_perl. Seiring perkembangan waktu, sekitar tahun 2015, Tokopedia mengganti mesin databasenya dengan Selain pergantian database server, webserver Tokopedia pun belakangan berganti menggunakan


Pada tahun 2015, arsitektur serambi Tokopedia sudah berganti dari yang sebelumnya monolitik menjadi berbasis microservices. Pemilihan bahasa program pun mengalami perubahan, walaupun belum 100%, sebagian sistem Tokopedia sudah dibangun menggunakan bahasa program


Tokopedia juga menggunakan beberapa layanan berbasis cloud, contohnya: S3 (untuk storage) dan Cloudsearch, keduanya dari Amazon Web Services






REFERENSI: https://id.wikipedia.org/wiki/Tokopedia






KEUNTUNGAN


· Kelebihan pertama yang dimiliki tokopedia adalah penampilannya yang ringan dan segar.


· Selain itu, situs ini juga bersifat gratis dan tidak berbayar.


· Loading site terhitung ringan, khususnya pada halaman-halaman toko dan produk.


· Bagian daftar produk sangat jelas, kategori yang bervariasi, serta adanya fitur harga grosir.


· Adanya fitur pre-order untuk produk yang harus di import, karena proses ini biasanya akan memakan waktu yang lebih lama.Adanya fitur estimasi total yang harus dibayar buyer, seperti total harga produk (berlaku kelipatan) dan estimasi ongkos kirim hingga jasa ekspedisi yang tersedia.


· Transfer dana yang relatif cepat dengan rata-rata 2 hinggga 3 jam, dan maksimum mencapai waktu 4 jam untuk transfer ke bank-bank besar.


· Waktu proses pesanan memiliki waktu yang lebih leluasa, yakni berkisar 5 hingga 7 hari semenjak invoice masuk.


· Keamanan cukup baik karena adanya penggunaan kode OTP.


· Memiliki blog yang berisikan beragam tips dan juga informasi yang bermanfaat untuk penjualan dan optimasi toko online milik kita.






KEKURANGAN


· Website dan aplikasi Tokopedia kerap mengalami error.


· Terlalu sering maintenance, sehingga kerap membuat pengunjung merasa kesal.


· Error pasca maintenance, efeknya bisa sampai 1 hingga 2 hari dengan keluhan yang bermacam macam.


· Tidak adanya fitur blacklist untuk buyer atau pembeli.


· Sering terjadi perang harga, membanderol produk dengan harga dengan kisaran yang sangat murah. Sehingga memberikan peluang yang sangat kecil pada produk untuk laku dengan kisaran harga yang relatif tinggi.


· Peluang barang lebih banyak laku pada member Gold Merchant masih tidak optimal. Hanya memberikan kesan ekslusif dan memiliki tampilan yang sedikit berbeda dari member biasa.


· Fitur pengelola stok barang masih dirasa kurang optimal, karena saat ada pembeli yang tengah menunggu pembayaran, stok produk tidak secara otomatis berkurang.


· Tidak memiliki fitur diskon yang berbatas waktu.






REFERENSI: https://portal-uang.com/2016/12/kelebihan-dan-kekurangan-tokopedia-wajib-diketahui.html

Apa Itu JD.ID? Apa saja Kelebihan dan Kekurangannya?




JD.ID adalah perusahaan mal daring (e-commerce) yang beroperasi di Jakarta, Indonesia. JD.ID dibentuk sebagai kerja sama antara JD.com dan sebuah partner Indonesia. JD.com adalah salah satu toko B2C daring terbesar di China secara jumlah transaksi. JD.com adalah “rival terbesar Alibaba, sang pemimpin pasar China. Di Indonesia, JD.ID bekerja sama dengan Provident Capital.

Sejarah

JD.com (juga dikenal sebagai JingDong Mall), yaitu perusahaan induk JD.ID, dibangun oleh Liu Qiangdong (dikenal sebagai Richard Liu) pada Juli 1998 sebagai toko fisik yang menjual produk magneto-optikal di Beijing, China, dengan nama Jingdong Century Trafing Co, Ltd. Situs daring B2C perusahaan tersebut naik daring di Januari 2004 dengan nama domain jdlaser.com lalu 360buy.com di 2007. Akhirnya nama domain diubah lagi menjadi JD.com di Maret 2013.

Mengikuti launching situs daring perusahaannya, Liu dengan cepat mulai menambahkan jumlah tipe produk yang ditawarkan, dengan kategori-kategori seperti gadgets dan elektronik seperti smartphone dan komputer, buku, produk kecantikan, dll pada 2015, JD.com berhasil memenuhi lebih dari 1.26 millyar orders dari pengguna aktif situs mereka yang lebih dari 150 juta orang. Volume transaksi tersebut merupakan sekitar 49% dari total daring retail sales seluruh negara China.

JD.ID mulai beroperasi di Indonesia sejak Oktober 2015. Pada awalnya, mereka fokus terhadap menyediakan pelanggan dengan produk elektronik dan gadgets yang sulit ditemukan, seperti iPad Pro dari Apple dan A2010 dari Lenovo yang baru launching pada akhir tahun 2015. Sejak itu mereka telah memperluaskan penawaran produk mereka dan memasukkan kategori seperti sepatu dan pakaian olah raga dan juga produk kecantikan dan kesehatan.

Alamat situs JD.ID yang menggunakan country-code top-level domain Indonesia (.id) dipilih untuk melambangkan komitmen mereka untuk memberikan layanan yang lebih cepat dan aman. Menurut laporan, nama domain tersebut memerlukan dana Rp. 500,000,000 (~US$ 38,000) untuk didapatkan.

Profil Pendir

Richard Liu adalah pendiri JD.com, perusahaan online terbesar di China yang melakukan penjualan yang langsung dikirimkan dari gudang sendiri (direct sales), dan telah menjadi Chairman dan CEO sejak perusahaan didirikan. Liu memiliki lebih dari 15 tahun pengalaman di industri ritel dan e-commerce.

Pada bulan Juni 1998, Liu memulai bisnis di Beijing, terutama yang bergerak dibidang distribusi produk magneto-optik. Pada Januari 2004, Liu meluncurkan situs ritel online pertamanya. Ia mendirikan perusahaan yang akhirnya menjadi JD.com dan ia juga yang memimpin pertumbuhan dan perkembangan perusahaan sejak saat itu. Liu meraih gelar sarjana sosiologi dari Renmin University of China di Beijing dan gelar EMBA dari China Europe International Business School. Di Indonesia, JD.com bermitra dengan Provident Capital mendirikan JD.ID. Provident Capital adalah perusahaan investasi terbesar di Asia Tenggara dengan kapitalisasi pasar sebesar lebih dari 3 miliar USD yang tersebar di berbagai industri seperti: Telekomunikasi, Tambang, Sawit,Perkebunan, Energi (Biofuel) dan e-Commerce.

https://id.wikipedia.org/wiki/JD.ID




Kelebihan Jd.id

Berikut ini merupakan beberapa kelebihan Jd.id yang perlu Anda ketahui:

· Memiliki Banyak Diskon
Kelebihan pertama yang dimiliki oleh Jd.id yaitu memiliki banyak diskon, beberapa diantaranya yaitu diskon hingga Rp 3,2 juta, voucher hingga Rp 500 ribu, cashback hingga Rp 1,2 juta serta bonus langsung berupa sebuah earphone atau USB flashdrive 3.0 untuk pembelian produk tertentu.

· Sistem Pembayaran yang Mudah
Kelebihan kedua yang dimiliki Jd.id yaitu, e-commerce juga memberikan kemudahan dalam cara pembayaran, baik dengan transfer bank, kartu kredit, debit online, cicilan 0%, maupun COD (bayar tunai di tempat saat barang sampai di tujuan).

· Memiliki Kerja Sama yang Cukup Luas
Kelebihan lainnya yang dimiliki Jd.id yaitu memiliki kerja sama yang cukup luas. Hal ini dibuktikan dengan resminya kerja sama antara Jd.id dengan Ecopan yang merupakan sebuah brand perlengkapan memasak premium untuk penjualan secara online. Tak hanya Ecopan, Jd.id juga resmi bekerja sama dengan Garuda Indonesia dengan tujuan untuk membuka kanal penjualan khusus yang dapat diakses melalui alamat web GarudaShop.id.
Kekurangan Jd.id


Berikut ini merupakan beberapa kekurangan Jd.id yang perlu Anda ketahui:

· Pelayanan yang Kurang Dipercaya
Kekurangan pertama yang dimiliki Jd.id yaitu, sistem pelayanan yang kurang dipercaya. Hal ini dikarenakan adanya beberapa review mengenai keluhan pelanggan mengenai pelayanan Jd.id. Pelayanan Jd.id dianggap kurang memuaskan, dari segi pengiriman dan lainnya.

· Produk yang Dijual Belum Begitu Lengkap
Kekurangan kedua Jd.id yaitu, barang yang tersedia belum begitu lengkap. Jika dibandingkan dengan e-commerce yang telah populer lainnya seperti Lazada, produk yang dijual di Jd.id belum begitu lengkap. Hal ini berdasarkan review pelanggan yang menggunakan jasa Jd.id.

· Kurang Populer
Kekurangan selanjutnya yang dimiliki Jd.id yaitu kurang populer. Jika dibandingkan dengan e-commerce yang telah populer seperti Lazada, Jd.id dapat dikatakan kurang populer di kalangan masyarakat Indonesia.

Kelebihan Jd.id
Kekurangan Jd.id
- Memiliki Banyak Diskon
- Pelayanan yang Kurang Dipercaya
- Sistem Pembayaran yang Mudah
- Produk yang Dijual Belum Begitu Lengkap
- Memiliki Kerjasama yang Cukup Luas
- Kurang Populer

Rabu, 01 Mei 2019

Buka Lapak Situs Jual Beli Online Milik Indonesia



Bukalapak merupakan salah satu pusat perbelanjaan daring (online marketplace) di Indonesia (biasa dikenal juga dengan jaringan toko daring ) yang dimiliki dan dijalankan oleh PT. Bukalapak. Bukalapak didirikan pada 10 Januari 2010 oleh Achmad Zaky, Nugroho Herucahyono, dan Fajrin Rasyid di sebuah rumah kos di Bandung, Jawa Barat. Bukalapak telah menjadi 1 dari 4 unicorn asal Indonesia pada tahun 2017. Bukalapak secara konsisten berupaya memperluas literasi digital dan membangun usaha kecil dan menengah (UKM) di Indonesia. Bukalapak merupakan salah satu online marketplace terkemuka di Indonesia. Seperti halnya situs layanan jual-beli menyediakan sarana jual-beli dari konsumen ke konsumen. Siapa pun dapat membuka toko online di Bukalapak dan melayani pembeli dari seluruh Indonesia untuk transaksi satuan maupun banyak. Bukalapak memiliki slogan jual-beli online mudah dan terpercaya karena Bukalapak memberikan jaminan 100% uang kembali kepada pembeli jika barang tidak dikirimkan oleh pelapak.

 Visi Bukalapak: Menjadi online marketplace nomor 1 di Indonesia.
Misi Bukalapak: Memberdayakan UKM yang ada di seluruh penjuru Indonesia.


Bukalapak telah membuat aplikasi jual beli online yang menghubungkan jutaan pembeli dan pelapak di seluruh Indonesia. Bukalapak tidak menjual atau menyediakan barang/produk, melainkan hanya sebagai perantara. Jika ingin mengetahui detail barang yang dijual di Bukalapak, kamu dapat menanyakan langsung ke pelapak melalui fitur kirim pesan. Silakan buka akun pelapak, kemudian klik tombol Tinggalkan Pesan.

Berikut ini 6 keuntungan jualan online di Bukalapak :
1. Notifikasi SMS setiap ada pesanan Pelapak akan mendapatkan SMS (jaringan GSM) setiap ada pesanan. Pelapak bisa fokus jualan online tanpa buang-buang waktu melayani calon pembeli yang tidak serius.
2. Feedback positif setiap transaksi sukses Pelapak akan mendapatkan feedback positif secara otomatis dari sistem walaupun pembeli tidak memberikan feedback saat transaksi.
3. Kepastian menerima uang pembayaran Pelapak langsung menerima uang pembayaran setelah pembeli memberi ulasan pesanan atau 2×24 jam setelah barang terkirim menurut kurir.
4. Prioritas di mesin pencarian Setiap halaman barang pelapak telah melalui proses SEO (Search Engine Optimization) agar tampil lebih unggul di mesin pencarian seperti Google dan lainnya.
5. Perhitungan ongkos kirim otomatis Pelapak tidak perlu repot menghitung ongkos kirim karena sistem akan otomatis menghitung ongkos kirim yang harus dibayar oleh pembeli.
 6. Edukasi kewirausahaan online Bukalapak terus membangun semangat kewirausahaan kepada pelapak dan pembeli dengan memberikan tips dan trik jualan online.

Saat ini sudah semakin banyak situs jual beli online yang digunakan oleh masyarakat Indonesia. Tentu kita sebagai konsumen harus lah memilah mana situs yang dirasa aman dan terpecaya, selain aman dan terpercaya buka lapak adalah situs jual beli online milik Indonesia, yang dikelola oleh pemuda Indonesia, maka dari itu kita warga Indonesia yang bijak dapat memilih situs ini sebagai situs berbelanja online kita, selain dapat kemudahannya kita pun dapat memberdayakan UKM yang ada diseluruh penjuru Indonesia.
 sumber:
https://www.bukalapak.com/bantuan/tentang-bukalapak1/sekilas-bukalapak12/keuntungan-jualan-bukalapak
https://id.wikipedia.org/wiki/Bukalapak